"BERSAMA ANDA MEMBANGUN EKONOMI DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT"

Arah Kebijakan Fiskal Tahun 2017 : “Mewujudkan APBN yang Realistis, Kredibel dan Berkelanjutan”

apbn-2017

Dalam APBN tahun 2017, pendapatan negara ditetapkan sekitar Rp1.750 triliun dan belanja negara sekitar Rp2.080 triliun. Dari belanja negara tersebut, DIPA yang diserahkan oleh Presiden kepada 87 K/L berjumlah 20.646 DIPA senilai Rp763,6 triliun (36,7 persen). Sementara itu, DIPA Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp764,9 triliun (36,8 persen) dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara sebesar Rp552,0 triliun (26,5 persen).

Terhadap pelaksanaan APBN tahun 2017, Presiden memberikan arahan agar: (1) semua K/L harus memulai pra lelang proyek-proyek kegiatan tahun 2017 di akhir tahun 2016, sehingga pada awal tahun 2017 kegiatan sudah berjalan efektif; (2) kegiatan-kegiatan pembangunan infrastruktur yang tertunda karena penghematan di tahun 2016 dilanjutkan di tahun 2017 dengan pagu yang ada; (3) Meningkatkan langkah pemantauan dan evaluasi pelaksanaan belanja dengan sinergi dan koordinasi yang intensif antar jajaran Pemerintah; (4) menyelesaikan kendala administratif, prosedural, dan birokrasi; dan (5) penyelesaian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) disederhanakan agar para pengelola kegiatan lebih fokus pada upaya pencapaian sasaran.(tim media)