"BERSAMA ANDA MEMBANGUN EKONOMI DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT"

DIALOG TERBATAS : “Perkembangan Implementasi Kebijakan Fiskal dan Moneter di Provinsi Nusa Tenggara Barat”

19657242_260887231059904_448598337862947352_n

Selasa (04/7/2017) bertempat di Aula Tambora, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi  Nusa Tenggara Barat  menyelenggarakan kegiatan DIALOG TERBATAS yang menghadirkan beberapa Pimpinan Instansi guna membahas perkembangan perekonomian di NTB khususnya terkait Kebijakan Fiskal dan Moneter, yakni Kepala Biro Ekonomi Setda Prov. NTB, Kepala BPKAD Prov. NTB, Kepala Perwakilan BI Provnsi NTB, Kepala Perwakilan OJK Provinsi NTB, Kepala BPS Provinsi NTB serta Ekonom Kementerian Keuangan Bali Nusra. Hadir juga seluruh Kepala Bidang Kanwil DJPB Prov. NTB dan Kepala KPPN Mataram serta Kepala KPPN Selong juga turut mengikuti acara ini. Tak lupa dari rekan wartawan media cetak dan elektronik juga ambil bagian di acara ini. Tema yang diusung dalam pertemuan ini adalah “Dedikasi Bersama Membangun Ekonomi dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Nusa Tenggara Barat”. Pertemuan ini diharapkan menjadi pertemuan pembuka untuk selanjutnya dikuti dengan pertemuan-pertemuan dan diskusi berikutnya yang bisa diselenggarakan oleh pihak Pemprov ataupun Instansi yang saat ini hadir dalam acara ini, ujar Kepala Kanwil DJPB Provinsi NTB, Bapak Taukhid, pada sesi pembukaan acara. 19748396_260887181059909_3154460223687049032_nPertemuan ini juga tak lepas dari acara sosialisasi aplikasi Klinik Statistik  berbasis android yang diselenggarakan oleh BPS Provinsi NTB beberapa waktu lalu, lanjut Taukhid, dan setelah melihat konten data yang ada di aplikasi Klinik Statistik BPS, ada baiknya beberapa data Fiskal/Moneter diusulkan untuk bisa diakomodir  dalam aplikasi tersebut sebagai pelengkap konten, sehingga program “NTB In My Hand” yang digagas Pemerintah Provinsi NTB bisa terwujud, tutupnya. Secara khusus Kepala BPS Provinsi NTB, ibu Ir. Endang Tri Wahyuningsih, M.M. menanggapi dan mengapresiasi usulan-usulan dari para peserta diskusi terkait data-data yang bisa dimasukkan dalam aplikasi Klinik Statistik. Beliau juga menegaskan bahwa posisi BPS adalah sebagai pengumpul data dan meminta para peserta dari Instansi yang mengikuti diskusi ini jika memiliki data yang sekiranya dipandang penting dan perlu dimasukkan dalam aplikasi ini, 19702519_260888134393147_8032671047579217448_n maka bisa dikoordinasikan dengan BPS Provinsi NTB untuk bisa segera dimasukkan dalam aplikasi Klinik Statistik.. Beberapa paparan data dan pandangan dari para peserta diskusi terkait perekonomian di Nusa Tenggara Barat dari sudut pandang Instansi yang diwakilinya  turut menghidupkan acara ini. Semoga kegiatan ini semakin menguatkan SINERGI dan KOORDINASI untuk NTB lebih Sejahtera.(ben)

 

19656927_260888497726444_5099349189981107133_n19702522_260888237726470_6178198705310366218_n